FEBI-Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (ForSHEI) Universitas Islam
Negeri (UIN) Walisongo dalam rangka memperingati harlah ke-7 nya, mengadakan
seminar nasional keuangan inklusif yang bertempatkan di auditorium II kampus 3.
(Selasa, 26/05/15)
Seminar kali ini mengambil
tema “Optimalisasi Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Akses
Keuangan Masyarakat”. Tema ini diambil berdasarkan pemikiran bahwa dirasa perlu
untuk memberikan pemahaman mengenai lembaga keuangan kepada masyarakat.
“ Selain sebagai rangkaian harlah ForSHEI yang ke-7,alasan diadakan
seminar ini salah satunya adalah untuk meningkatkan literasi keuangan di
masyarakat Indonesia khususnya serta memberikan pemahaman mengenai lembaga jasa
keuangan kepada masyarakat,” Jelas Nafis sebagai ketua panitia.
Seminar ini bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), BRI Syariah, UIN Walisongo, Fossei dan masih banyak lainnya. Acara
dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB, dihadiri oleh 250 peserta yaitu
100 peserta dari tamu undangan dan 150 peserta dari mahasiswa umum.
Seminar ini menghadirkan pemateri yang berkompeten dibidang ekonomi
syariah, diantaranya Ahmad Ifham Sholihin, (Pakar Ekonomi Syariah Nasional, CEO
Amanah Consulting, yang juga merupakan penulis buku “Ini Lho Syariah!”. Juga Cahyanto
Kristiadi (kepala kantor perwakilan BEI Semarang).
Ahmad Ifham Sholihin menjelaskan keuangan Inklusif merupakan hak
setiap orang untuk memilih akses dan layanan penuh dari lembaga keuangan secara
tepat waktu, nyaman, informative, dan terjangkau biayanya, dengan penghormatan
harkat dan martabatnya.
Sementara Cahyanto Kristiadi lebih mengulas mengenai strategi
nasional literasi keuangan syariah,“Ada beberapa cara yang bisa dilakukan
seperti edukasi kampanye, penguatan infrastruktur, pengembangan produk dan
lembaga jasa keuangan,” tutur Cahyanto.
“Selama ini masyarakat tidak paham mengenai lembaga keuangan karena
masyarakat hanya akan mempresepsikan apa yang dia lihat, kalau masyarakat gak
paham berarti masyarakat yang kurang mendapatkan kepahaman,” tandas Cahyanto.
“Jadi, harus ada konsepsi stimulus untuk memahamkan
masyarakat,”tambah Cahyanto di akhir pemberian materi.
Seminar ini tidak hanya mencakup pemberian materi, namun juga ada
TTS edukasi Ekonomi Islam dari peserta. Yang hasilnya dinilai dan diambil tiga
peraih tertinggi. Masing-masing pemenang mendapatkan voucher rekening
tabungan Bank Jateng Syariah senilai Rp
100 ribu rupiah. (Pipit)
Sumber:syariahfinance.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar